Pelaku Kejahatan Tertangkap Kamera CCTV

Pelaku Kejahatan Tertangkap Kamera CCTV

CCTV Lalu Lintas Terbaru menangkap 150 Kasus Pelanggaran

Perampokan Mobil Tertangkap Kamera CCTV

Perampokan Mobil Tertangkap Kamera CCTVRekaman gambar yang diambil dari kamera CCTV menangkap kejadian pembajakan mobil yang terjadi di Johannesburg, Afrika Selatan pada hari Senin 3 Juni jam 09:15 pagi. Dalam rekaman video tersebut terlihat, seorang nenek dan cucunya sedang berada di dalam mobil ketika dua orang laki-laki mendekati kendaraan tersebut.

Seorang nenek sedang mengajak cucunya untuk bermain di taman. Namun saat dia tengah memasangkan cucunya pada seatbelt kursi belakang tiba-tiba dua orang bersenjata mendekatinya. Menurut laporan, mereka menodongkan pistol ke kepala wanita tersebut dan meminta mobil dan barang-barang berharga lainnya. Untungnya, wanita itu bereaksi dengan tenang dan menggunakan kunci mobil sebagai alat tawar-menawar agar cucunya dapat keluar dari mobil dengan aman sebelum para pembajak pergi membawa kabur mobilnya.

Dari rekaman CCTV kita dapat melihat bagaimana pembajakan berlangsung tenang dan terkendali juga seberapa cepat tindakan kriminal ini dilakukan. Para pelaku ini berjalan santai di daerah tersebut sambil mencari kesempatan! Dalam 5 menit saat kejadian itu terjadi, sejumlah warga lainnya datang dan pergi bersama dengan barang berharga mereka dan dengan mudah bisa menjadi korban orang-orang ini.

CCTV Lalu Lintas Terbaru menangkap 150 Kasus Pelanggaran

CCTV Lalu Lintas Terbaru menangkap 150 Kasus PelanggaranSekitar 400 kamera CCTV lalu lintas yang dipasang di persimpangan jalan penting di India telah menangkap lebih dari 150 pelanggaran lalu lintas dalam tiga hari terakhir. Tindakan terhadap pelanggaran lalu lintas sedang diambil berdasarkan rekaman CCTV tersebut. Menurut wakil komisaris polisi lalu lintas, pada hari Kamis, polisi telah menghukum 50 pelaku dan tindakan akan terus berlanjut.

Sistem ini menargetkan kasus pelanggaran besar seperti mengemudi dengan sembrono, menyetir sambil berbicara di ponsel, melanggar lampu merah, memotong jalur, mengemudi dengan 3 orang di bagian depan serta parkir di tempat yang tidak semestinya. Kamera CCTV lalu lintas dihubungkan langsung ke ruang kontrol di kantor polisi. Polisi lalu lintas yang terlatih telah ditugaskan untuk memantau sistem CCTV terbaru ini.

Setelah pelanggaran lalu lintas terdeteksi, maka nomor kendaraan akan diperiksa. Nama dan alamat pemilik kendaraan kemudian dicari melalui database dan perangkat lunak. Sistem CCTV lalu lintas terbaru ini sedang diperluas dan akan mencakup daerah sekitarnya.

Sementara itu dalam enam tahun terakhir, ternyata sistem lalu lintas cerdas (Intelligen Traffic System – ITS) yang seharusnya bersama-sama dioperasikan oleh Pune Municipal Corporation dan cabang lintas polisi kota belum juga dijalankan. ITS dengan ruang kontrol, seharusnya telah beroperasi sebelum Commonwealth Youth Game yang diselenggarakan di Pune pada Oktober 2008. Program ini dengan dana dari pemerintah pusat telah menghabiskan lebih dari Rs 15 crore pada ITS, yang memiliki 120 buah kamera CCTV lalu lintas resolusi tinggi.

CCTV Aksi Perampok Melompati Konter Dan menyerang Pemilik dengan Gergaji

Tertangkap Kamera CCTV Aksi Perampok Melompati Konter Dan menyerang Pemilik dengan Gergaji

Ini adalah rekaman kamera CCTV aksi perampok yang merekam saat mengerikan saat pria tidak dikenal yang membawa senjata menuntut pemilik kantor pos barang berharga sebelum melukainya lengannya dengan gergaji taman. Sang pemilik sedang berada di meja konternya sekitar jam 3:20 sore ketika calon perampok tersebut memasuki tempat ia bekerja. Pelaku kemudian berlari di dalam toko dan melompat di atas meja ketempat di mana sang pemilik berdiri. Dia membawa gergaji taman dengan panjang antara 12-18 inci.

Selanjutnya pelaku menyerang pemilik dan mengkibatkan luka sayatan pada bagian lengannya. Tapi percobaan perampokan itu gagal karen sang pemilik yang berusia 54 tahun itu menyerang balik sang perampok hingga kabur. Dari rekaman video CCTV dapat dilihat pelaku terpaksa keluar dari tempat kejadian dengan tangan kosong dan sang pemilik mengejarnya, kurang dari 20 detik setelah ia memasuki tempat tersebut.

Pemilik yang menderita sayatan pada lengannya mengatakan kejadian itu terasa cepat, tapi tidak secepat seperti yang terlihat di CCTV. Jika ia melihat ukuran senjata yang menyayat tangannya mungkin ia tidak akan melakukan apa yang telah ia lakukan. Tapi ternyata nalurinya dengan cepat mengambil alih akal sehatnya. Sekarang ia menginginkan gambar yang ditangkap CCTV nya bisa dilihat oleh sebanyak mungkin orang agar pelaku cepat teridentifikasi. Hingga kini polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

“Saya telah memasang gambar dari CCTV dan salah satu dari staf saya mengatakan mereka pernah melihat dia di sini sebelumnya,” kata pemilik. “Cara dia berlari menyiratkan dia orang lokal yang tahu persis di mana ia berada karena ia kabur ke gang rumah disekitar lokasi. Semakin cepat gambar itu dipasang maka akan semakin cepat kita berhasil menangkapnya.

Berbicara setelah insiden tersebut, sang pemilik mengatakan: “Sebagian besar staf saya telah menelepon untuk mengetahui apakah saya baik-baik saja. Mereka semua mengatakan mereka tidak akan membiarkan aksi kriminal seperti itu akan merusak mata pencaharian mereka dan mengubah cara kami bekerja. ” Pelaku diperkirakan berusia sekitar 20 tahun, berkulit putih, mengenakan pakaian olahraga biru tua dengan logo Adidas dan topi. Siapapun yang memiliki informasi dapat menghubungi polisi terdekat.

Rekaman CCTV Seekor Leopard Memasuki Pemukiman Penduduk

Rekaman CCTV Seekor Leopard Memasuki Pemukiman PendudukPada hari Rabu, rekaman CCTV yang dipasang di Abhinav Nagar Borivli Timur menangkap kunjungan langka dari seekor macan tutul. Dalam rekaman kamera CCTV tersebut, macan tutul terlihat berlari dan melompat di sekitar kawasan pemukiman di pinggiran Sanjay Gandhi National Park (SGNP). Anjing liar adalah mangsa yang mudah dibandingkan dengan rusa. “Ada banyak jumlah makanan yang tersedia di taman nasional untuk macan tutul. Dan untuk beberapa ekor leopard yang memiliki wilayah mereka di perbatasan taman biasanya berburu anjing dan babi” kata seorang pejabat dari Departemen Kehutanan setempat menjelaskan kejadian ini.

Warga sekitar mengatakan biasanya bila ini terjadi ada terdengar lolongan anjing. Menurut penduduk setempat, telah terjadi peningkatan frekuensi penampakan leopard sejak dua minggu terakhir. Bahkan ada warga yang melihat langsung macan tutul tersebut tengah malam pekan lalu. Semua orang di kawasan tersebut tersebut terus berhati-hati akan kemungkinan kemunculan kucing besar tersebut.

Anjing Liar Mengundang Kehadiran Kucing Besar

Pekan lalu, rekaman macan tutul tertangkap kamera CCTV yang dipasang di di pinggiran Sanjay Gandhi National Park di Borivli India. Warga merasa keberadaan anjing liarlah yang menarik macan tutul masuk ke daerah pemukiman. Ada sekitar 16 anjing di daerah tersebut. Kami telah mengeluh kepada corporator lokal tentang ancaman akibat adanya anjing liar tersebut. Tapi belum ada tindakan yang diambil sejauh ini,” kata penduduk.

Kepala konservator hutan (CCF) di SGNP, mengatakan, “Masyarakat yang di luar batas taman nasional harus menyadari ada kemungkinan hewan yang memasuki kawasan pemukimn. Saya akan mengirim tim untuk memberikan kesadaran pada warga tentang hal ini. Warga harus memastikan bahwa mereka tidak akan menyudutkan atau memprovokasi hewan bila bertemu dengan hewan tersebut. Mereka harus segera menginformasikan ke petugas kami secepatnya.”

Menurut ahli biologi dari Wildlife Conservation Society, ada banyak kasus di mana orang yang berada di luar batas kawasan taman nasional telah melihat macan tutul di sekitar kediaman mereka. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang hal ini. Orang-orang yang tinggal di pemukiman harus memastikan bahwa tempat bangunan mereka diterangi lampu yang menyala untuk memastikan tidak ada anjing-anjing liar berkeliaran yang merupakan mangsa empuk bagi macan tutul. ​​Orang tua juga seharusnya tidak membiarkan anak-anak mereka keluar sendirian setelah gelap.”

Tertangkap Kamera CCTV Perampok Museum Menjambak Rambut Wanita

Tertangkap Kamera CCTV Perampok Museum Menjambak Rambut WanitaPolisi di Sussex Inggris telah merilis CCTV untuk menangkap pencuri yang merampok seorang wanita berusia 61 tahun, menyeretnya keluar dan mengancamnya dengan kapak. Rekaman tertangkap kamera CCTV memperlihatkan seorang pria membobol The True Crime Museum di White Rock, Hastings. Pelaku membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendobrak pintu menggunakan kapak dan kakinya. Setelah mengisi tas dengan beberapa barang elektronik, ia meninggalkan museum dan kabur.

Saat berhasil membongkar pintu belakang pencuri bertemu dengan perempuan anggota staf museum dalam sebuah ruangan. Tanpa rasa takut ia menghampiri dan mengancam dengan kapak. Pelaku menyeret wanita itu keluar ruangan pada rambutnya dan memaksa wanita 61 tahun itu rebah di lantai. Kemudian pria itu menyeretnya keluar dan memaksanya untuk menyerahkan uang tunai lebih dari £ 100. Setelah kejahatan tersangka melipat mantelnya, menempatkan di lengannya dan pergi meninggalkan tas yang diperoleh dari museum. Insiden ini terjadi pada malam Minggu 14 Juni.

Polisi meminta bantuan untuk menangkap pelaku yang memiliki tinggi sekitar 5’7″ dengan ciri-ciri kurus ramping dan memiliki wajah keras. Detektif polisi mengatakan ini adalah insiden menakutkan bagi korban dan petugas bertekad untuk menemukan pelaku. Pria itu menghabiskan waktu beberapa menit untuk membobol museum dan membuat banyak suara. Polisi masih mencari siapa saja yang berada di daerah tersebut dan mendengar apa yang terjadi atau melihat pria yang bertindak mencurigakan di sekitar pintu tersebut. Sebuah hadiah bagi pemberi informasi juga ditawarkan oleh pemilik museum.

Tertangkap Kamera CCTV, Seorang Calon Pencuri Akhirnya Di Penjara

Tertangkap Kamera CCTV, Seorang Calon Pencuri Akhirnya Di PenjaraSeorang calon pencuri yang tertangkap CCTV saat dia mencoba masuk ke rumah akhirnya dipenjara. Percobaan pembobolan rumah di Inggris tersebut dilakukan oleh Francis William McGrane hanya tujuh hari setelah dia dibebaskan bersyarat dari hukuman empat tahun akibat perampokan. Akibat tindakannya itu mengakibatkan pembebasannya dicabut dan ia kembali ke penjara untuk melayani sisa masa hukumannya.

Pria berusia 37 tahun yang tidak memiliki alamat tetap tersebut mengakui berusaha melakukan pencurian pada tanggal 14 April lalu. Hakim kemudian memutuskan memberikan hukuman penjara 15 bulan melalui sidang. Penuntut mengatakan bahwa pemilik rumah melihat pot tanaman yang rusak di kebun belakang, yang mengakibatkan ia memeriksa rekaman kamera CCTV. Video rekaman kemudian menunjukkan seorang penyusup yang mendekati properti miliknya dan berupaya tiga kali untuk membobol jendela dan pintu di bagian belakang rumah. Terlihat dua kali pelaku mencoba untuk menghancurkan jendela dengan pot tanaman hingga pecah. Namun karena usahanya gagal, dia kemudian menyerah dan pergi dengan melompati pagar belakang.

Polisi yang melihat rekaman video tersebut mengenali pelakunya sebagai McGrane, yang ternyata memiliki catatan 107 kali pelanggaran hukum termasuk 41 kejahatan yang terkait dengan pencurian. Ia juga pernah melakukan tiga kali perampokan rumah dan usaha pembobolan.

Pada saat sidang, Hakim Nicholas Dean QC mengatakan: “Kau punya catatan mengerikan. Walaupun sudah berada di akhir umur 30-an dan tampaknya kau tak bisa bertobat. Ini adalah percobaan pencurian dan Anda mencoba untuk masuk ke rumah dengan kekerasan. Bila kamu berhasil memasukinya maka kau akan menerima hukuman minimal tiga tahun penjara. Saat kamu dibebaskan bersyarat kamu seharusnya tunduk dengan peraturan yang ada.”

Sedangkan pembela mengatakan terdakwa telah mengkonsumsi obat di sebuah hostel setelah ia dibebaskan bersyarat. Dia berada di bawah pengaruh zat terlarang ketika melakukan pelanggaran tersebut.Dia tidak ingat apapun dari kejadian sampai saat pot tanaman yang ia pegang pecah dan kemudian setelah sadar apa yang terjadia ia segera meninggalkan tempat kejadian. Untungnya dia tidak berhasil memasuki tempat tersebut dan hanya timbul kerusakan minimum saja. Dia merasa menyesal atas perbuatannya.” Penuntut mengatakan bahwa pembebasan paling awal dari pelaku percobaan pencurian yang tertangkap kamera CCTV tersebut adalah pada bulan Juli tahun depan.

Rekaman Kamera CCTV Saat Penumpang Menyelamatkan Diri Setelah Kereta Anjlok di Stasiun

Rekaman Kamera CCTV Saat Penumpang Menyelamatkan Diri Setelah Kereta Anjlok di StasiunRekaman kamera CCTV mengejutkan ini tertangkap saat kereta mulai anjlok saat memasuki stasiun di India. Lima orang terluka sebagai akibat gerbong pertama kereta yang ngebut menabrak palang pengaman di stasiun Churchgate di Mumbai, India. Rekaman CCTV tersebut diawali dengan orang-orang yang sedang berjalan di sepanjang peron saat kereta masuk ke stasiun dengan kecepatan sekitar 30 km per jam. Ketika gerbong pertama mencapai ujung jalur dengan cepat, ia terangkat keatas dan para penumpang mulai melompat dari kereta ke peron untuk menyelamatkan diri.

Kecelakaan itu terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 11:20 siang. Penduduk setempat mengatakan kerusakan bisa saja jauh lebih buruk bila terjadi pada hari kerja. Alasan penyebab kecelakaan belum dipastikan, tapi tes alkohol pada masinis terbukti negatif. Kepala Perusahaan kereta api setempat mengatakan masih terlalu dini untuk berbicara tentang penyebab kecelakaan. Petugasnya masih menyelidiki apa yang terjadi untuk dapat memastikan mengapa kecelakaan ini terjadi. Untuk sementara masinis, penjaga dan inspektur stasiun telah diberi sanksi atas kecelakaan itu.

Pada awal bulan ini sebuah kereta api juga mengalami kecelakaan saat menabrak jembatan dan masuk ke sungai di Assam. Ratusan penumpang masih beruntung karena bisa menyelamatkan diri setelah kereta api mendobrak sisi jembatan dan masuk ke sungai. Penyebab kecelakaan tersebut karena ada sebuah pohon yang jatuh ke jalur lintasan rel kereta api tersebut.

Pencuri Dipenjara Setelah Tertangkap Kamera CCTV

Pencuri Dipenjara Setelah Tertangkap Kamera CCTVSeorang pencuri yang menatap langsung kamera CCTV sebelum menutupinya telah dipenjara selama lebih dari dua tahun. Daddy Smith, 27 tahun yang tidak memiliki alamat tetap tertangkap cctv setelah membobol paksa sebuah rumah di Shakespeare Road, Bedford, Inggris. Dia dijatuhi hukuman di Luton Crown Court pekan ini setelah mengaku bersalah atas pencurian yang berlangsung pada hari Minggu 10 Mei lalu.

Pada sekitar pukul 7 pagi itu, Smith memaksa masuk ke sebuah rumah di Shakespeare Road. Dia melihat langsung ke kamera CCTV yang diletakkan di taman sebelum ia memutarnya dari pandangan. Kemudian ia masuk dengan paksa ke dalam rumah dan kemudian kabur dengan tiga buah tas tangan beserta isinya dari dapur. Korban yang pada saat itu berada di rumah sangat terkejut mendengar suara yang keras. Dia kemudian dari jauh melihat Smith kabur pergi dengan sebuah sepeda.

Pencegahan Kejahatan dengan Memasang Kamera CCTV

Pemilik rumah memiliki kamera CCTV yang dipasang di luar rumah akibat kejahatan serupa yang ia derita sebelumnya. Dengan adanya kamera, wajah pelaku tertangkap kamera CCTV dengan jelas di rekaman video walaupun sesudahnya ia merubah arah kamera. Pelaku dikenali oleh petugas yang menyelidiki kasus tersebut dan kemudian ditangkap. Petugas mengatakan ini adalah bukti bahwa pelanggaran pencurian akan mendapatkan balasannya di pengadilan. Kasus ini juga akan menunjukkan bahwa tindak pidana di masyarakat tidak akan ditoleransi.

Daddy Smith telah menerima hukuman berat untuk kejahatan ini yang berarti ia tidak lagi bebas untuk mengambil hak orang lain dengan sesukanya. Detektif tersebut juga sangat senang bahwa kali ini pemilik rumah yang telah berulang kali menjadi korban kejahatan telah melihat keadilan ditegakkan. Semua tindak kejahatan sangat menyusahkan bagi mereka yang terlibat, dan polisi terus berusaha untuk bekerja sama dengan para korban untuk memberikan jaminan dan saran setelah penderitaan mereka. Smith dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dan empat bulan. Dan berkas pelanggaran lebih lanjut tentang kasus perampokan juga dimasukkan untuk diproses pada hari Senin 22 Juni.

Rekaman CCTV Perkelahian Fatal yang Menewaskan Pengunjung Bar

Rekaman CCTV Perkelahian Fatal yang Menewaskan Pengunjung BarRekaman CCTV perkelahian yang menunjukkan sebuah kecelakaan mengerikan yang merenggut nyawa pengunjung pub setelah dibanting lantai untuk menghentikannya berkelahi di sebuah bar. Pekerja pabrik tersebut kemudaian pulang tapi tak lama setelah itu tak sadarkan diri akibat perdarahan subarachnoid. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit namun meninggal keesokan harinya. Hasil tes menunjukkan bahwa dia mengkonsumsi sekitar tujuh liter minuman keras malam itu.

Akibat kejadian itu Wolfenden 48 tahun kemudian ditangkap atas dugaan pembunuhan dan dengan jaminan selama enam. Rekaman kamera CCTV muncul setelah kejadian menyusul pemeriksaan dalam kematian Mr Mercer. Video rekaman menunjukkan Mr. Mercer yang marah pada pasangannya Margaret Quinn, 67 sebelum ia diseret ke lantai oleh penjaga bar. Pelaku mengatakan ia menyesali apa yang terjadi tapi kejadian itu adalah sebuah kecelakaan.

“Dalam pekerjaan saya, Anda melihat semua orang yang datang dan kadang-kadang terjadi hal-hal yang tidak Anda harapkan dan itulah apa yang terjadi di sini. Saya harus mencengkeram korban tapi saya tidak punya pilihan karena ia mulai menyerang saya dan saya ingin melindungi Margaret. Dia sedang memukulnya dan saya tidak bisa membiarkan hal itu terjadi. Jika ia meninggal seketika maka saya bisa mengerti kalo saya dituduh membunuh tapi kenyataannya ia meninggal satu jam kemudian.”

Kronologis Kejadian

Tragedi ini terjadi pada 4 November tahun lalu setelah Mr Mercer bermain bingo dengan pasangannya.
Pasangan yang telah berada di pub selama enam jam, mulai berdebat dan saksi mendengar Thomas mengomel dan mengatakan dia akan membunuhnya. Sang partner kemudian pergi ke luar untuk merokok. Tapi setelah dia kembali, Mr Mercer melemparkan satu gelas bir dari meja dan ke dindinga. Dia kemudian memukul Nona Quinn hingga terjatuh dari kursi mulut terlihat berbusa.

Selanjutnya Mr Wolfenden yang berdiri di dekatnya campur tangan dan mencengkram leher Mr Mercer sebelum membantingnya ke lantai. Kemudian orang disekitarnya memisahkan mereka dan membawa Mr. Mercer keluar. Korban masih sempet berteriak “Saya akan membunuhmu. Aku akan menguburmu.” Mr Mercer kemudian dibiarkan terkunci di luar untuk mendinginkan emosinya. Dia kemudian pulang dengan taksi 10 menit kemudian.

Di rumah tiba-tiba ia pingsan sehingga di bawa ke rumah sakit. Hasil CT scan di Blackburn Royal Hospital mengungkapkan perdarahan pada permukaan otak dan dia dinyatakan meninggal pada pukul 5 pagi hari. Dokter ahli mengatakan korban mengalami robekan fatal pada pembuluh darah di dasar tengkorak. Ia mengatakan dengan mencengkram leher dan mengayunkan tubuh dapat menyebabkan pembuluh darah sobek.

Setelah sidang hakim memutuskan bahwa kematian disebabkan karena kecelakaan dan tersangka dibebaskan. Melihat dari bukti rekaman CCTV perkelahian tersebut, tindakan Mr Wolfenden masih masuk akal dan tidak ada niat untuk menyebabkan bahaya atau cedera pada korban.

Tinggalkan Balasan

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-size: initial;background-position: top center;background-attachment: initial;background-repeat: initial;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 650px;}
WhatsApp Chat us