Teknologi Biometrik Sidik Jari dan Akses Kontrol Terbaru

Teknologi Biometrik Sidik Jari dan Akses Kontrol Terbaru

Ponsel Segera Menggantikan Kartu ID untuk Akses Kontrol

Teknologi Biometrik Sidik Jari dan Akses Kontrol Tahun 2015

Ponsel Segera Menggantikan Kartu ID untuk Akses Kontrol

Ponsel Segera Menggantikan Kartu ID untuk Akses KontrolPonsel akan segera mengganti kartu plastik yang digunakan untuk otentikasi pengguna dan akses kontrol pintu masuk. Menurut para ahli industri keamanan, selain meningkatkan keamanan, instalasi dan maintenance aplikasi otentikasi pada ponsel hanya memakan biaya seharga kartu. Kartu ID saat ini digunakan untuk menyediakan akses ke dalam bangunan dan untuk merekam waktu kehadiran. Metode otentikasi biometrik seperti sidik jari dan scan iris mata juga digunakan sebagai keamanan tambahan.

Beberapa tahun yang lalu, para ahli keamanan mulai mencari alternatif akses kontrol ruangan. Mereka mencari apa yang bisa menggantikan kartu plastik dan jawaban yang tepat adalah ponsel. Dengan aplikasi otentikasi yang diinstal pada ponsel, pengguna akan dapat mendapatkan akses masuk ruangan cukup dengan menempelkan ponsel mereka pada perangkat membaca yang tersedia. Proses ini hampir sama seperti penggunaan kartu plastik tapi lebih praktis bagi perusahaan karena mereka tidak harus mencetak dan menerbitkan kartu per individu. Perusahaan dapat dengan mudah menyediakan dan mencabut izin pengguna bila diperlukan. Cukup dengan mengklik tombol, semua izin individu yang diberikan kepada pengguna dapat dicabut seperti halnya metode akses fisik.

Selain itu, setidaknya 14 persen karyawan setiap perusahaan lupa untuk membawa kartu untuk bekerja. Atau sering terjadi laporan kehilangan kartu akses tersebut. Penelitian membuktikan bahwa kemungkinan seseorang lupa membawa ponsel lebih rendah daripada kartu ID. Saat ini ponsel menjadi kebutuhan utama bagi setiap individu. Orang yang lupa membawa ponsel saat pergi bekerja akan menyadari mereka tidak membawa hape tujuh menit setelah ia berangkat dan mereka akan segera kembali untuk mengambilnya.

Teknologi ini telah mulai digunakan pada beberapa tempat. Namun akses kontrol dengan ponsel masih perlu peningkatan fitur keamanan untuk dapat digunakan lebih luas lagi. Para ahli keamanan memprediksi bahwa selain smartphone, perangkat mobile terkait seperti jam tangan pintar, gelang dan monitor kesehatan juga dapat digunakan untuk akses kontrol di masa mendatang.

Pro dan Kontra dari Pembayaran Menggunakan Teknologi Biometrik Sidik Jari

Pro dan Kontra dari Pembayaran Menggunakan Teknologi Biometrik Sidik JariIndustri ritel dan perbankan terus bermigrasi dari kartu pembayaran tradisional kartu kredit dan debit chip ke pembayaran menggunakan sidik jari. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan keamanan transaksi ritel maka dibuatlah penggunaan pembayaran mobile. Salah satu alasan utama mengapa pembayaran mobile dipandang lebih aman daripada transaksi berbasis kartu adalah karena ia memanfaatkan otentikasi biometrik sebagai verifikasi identitas konsumen. Contohnya dengan Apple Pay, pengguna cukup menempatkan jari mereka pada iPhone mereka ketika mereka dekat contactless reader untuk konfirmasi pembayaran.

Menurut laporan terbaru dari Tractica, pengiriman pembaca sidik jari terintegrasi dalam perangkat ponsel diperkirakan akan melampaui satu miliar unit per tahun pada 2021. Angka ini mewakili 34 persen dari semua smartphone dan tablet di seluruh dunia pengiriman tahun tersebut. Angka-angka tersebut diharapkan akan lebih tinggi di beberapa belahan benua. Perusahaan riset memperikirakan sekitar 51 persen semua perangkat mobile di Amerika Utara akan menggunakan sensor sidik jari pada tahun 2021.

Kelebihan dan Kekurangan Pembayaran Menggunakan Sidik Jari

Walaupun pembayaran mobile akan memberikan kenyamanan dalam berbelanja, namun ia juga akan menciptakan banyak kebingungan di kalangan konsumen. Mereka takut bila sidik jarinya tidak terdeteksi maka mereka harus me-reset ponsel secara keseluruhan. Di sisi positif, pembayaran biometrik akan lebih cepat dan lebih aman daripada metode menggesekkan kartu untuk pembayaran. Namun cara ini masih memiliki kelemahan karena penjahat masih dapat masuk ke sebagian besar smartphone karena masih memanfaatkan passcode selain otentikasi biometrik.

Jika anda menggunakan biometrik di Apple Pay atau American Express, maka anda masih memiliki kode akses. Sehingga orang berpikir bahwa mereka terlindungi, namun pada kenyataannya seseorang masih bisa mendapatkan kode sandi Anda. Orang-orang juga mengeluh tentang setup. Beberapa orang tidak memiliki sidik jari yang kuat atau membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan akses dengan sidik jarinya. Meskipun tidak umum, pada beberapa orang bahkan takut pencuri akan memotong jari-jari mereka atau menarik keluar bola mata mereka jika mereka menggunakan sistem keamanan biometrik pada ponsel mereka. Orang lainnya merasa bahwa otentikasi biometrik untuk pembayaran tidak diperlukan selama informasi mereka tetap terenkripsi.

Pembayaran biometrik memang masih relatif baru, namun infrastruktur yang ada sudah siap untuk mendukung sistem ini dalam skala yang luas. Anda dapat pergi ke supermarket besar dan menggunakan sidik jari untuk melakukan pembayaran dengan kartu American Express Anda. Atau anda dapat membayar menggunakan iPhone dan PayPal dengan pembayaran satu sentuhan. Selama 10 tahun ke depan, teknologi biometrik sidik jari biometrik akan menjadi pembayaran transaksi ritel sehari-hari dan kemungkinan akan mencakup lebih dari hanya penggunaan pada ponsel saja.

Tinggalkan Balasan

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-size: initial;background-position: top center;background-attachment: initial;background-repeat: initial;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 650px;}
WhatsApp Chat us